Bayangan di Balik Jendela

Di sebuah desa kecil yang terpencil, ada sebuah rumah tua yang ditinggalkan. Rumor-rumor misterius beredar bahwa di dalam rumah itu terdapat jendela kuno yang menyimpan rahasia gelap. Pada malam-malam tertentu, warga sekitar mendengar suara langkah kaki di lorong-lorong kosong rumah itu, meskipun seharusnya tidak ada yang tinggal di sana. Beberapa yang berani mencoba melihat ke dalam jendela tua itu mengklaim melihat bayangan-bayangan yang bergerak di dalam, meski seketika menghilang begitu mereka menyadari keberadaan mereka. Seorang remaja bernama Maya, penuh rasa penasaran, memutuskan untuk menyelidiki rumah itu sendirian. Dengan perlahan, dia membuka pintu yang sudah lepas dan memasuki lorong yang gelap. Ketika dia mencapai jendela kuno, dia melihat bayangan misterius yang tampaknya mengamatinya. Tiba-tiba, jendela itu terbuka dengan sendirinya, meski tidak ada angin yang bertiup. Sebuah suara bisikan lembut merayap di telinga Maya, memberitahunya tentang kejadian tragis yang terjadi di rumah itu puluhan tahun yang lalu. Maya ketakutan dan berusaha keluar, tapi pintu rumah yang tadi terbuka, kini tertutup rapat. Bayangan-bayangan yang tampaknya tak terlihat mulai mendekat, dan suara bisikan semakin keras. Akhirnya, dengan keberanian terakhirnya, Maya melihat ke jendela dan melihat bayangan dirinya sendiri, tersenyum dengan mata yang penuh kegelapan. Kemudian, semua menjadi gelap. Hingga hari ini, rumah tua itu masih menjadi misteri bagi warga desa. Beberapa bersumpah mendengar suara langkah kaki di malam hari, dan mereka yang berani mencoba membuka jendela kuno itu mengklaim bahwa bayangan-bayangan tak terlihat selalu mengawasi dari baliknya.

Komentar